It Is Not A Resolution.. Just The Right Time For Introspection..

Kamar kost-an, Senin 22 Desember 2008 - 21.30 WIB

Hooa.. udah lama gak apdet di blog kesayangan ini.. ehehe. Harap maklum ya, lagi sibuk kejar deadline tugas kuliah yang makin menggila. Kalau gue gak ngerjain itu tugas, udah dapat di pastikan gue pasti dapet nilai E gara-gera gak boleh ikut ujian.

Hmm.. mungkin ini postingan terakhir gue di bulan Desember ini.. karena gue gak bakalan sempet nge-blog lagi akibat sibuk ngerjain tugas. Oke?! ahahah,, well, berhubung sekarang ini udah bulan Desember, dan berarti udah tinggal sebentar lagi yang namanya tahun baru.

Gue ga ngarep muluk-muluk buat di 2009 nanti.. yang pastinya gue cuman pengen jadi orang yang lebih baik aja dari taun 2008. Oiya, kalo udah ngomongin 2009, bagaimana dengan gue di 2008?? Well,, gue rasa isi surat ini udah cukup buat bikin gue merenung.. merenungkan banyak hal tentunya.. surat ini gue baca di blog nya Puu.

Silahkan baca ya.. jangan males buat bacanya, isinya bagus soalnya..

A Message by George Carlin:

The paradox of our time in history is that we have taller buildings but shorter tempers; wider Freeways , but narrower viewpoints. We spend more, but have less; we buy more, but enjoy less. We have bigger houses and smaller families; more conveniences, but less time. We have more degrees but less sense; more knowledge, but less judgment; more experts, yet more problems; more medicine, but less wellness.

We drink too much, smoke too much, drive too fast, spend too recklessly, laugh too little, get too angry, stay up too late, get up too tired, read too little, watch TV too much, and pray too seldom, and the list goes on.

We have multiplied our possessions, but reduced our values. We talk too much, love too seldom, and hate too often.

We've learned how to make a living, but not a life. We've added and continue to add years to life BUT NOT life to years. We've been all the way to the moon and back, but have trouble crossing the street to meet a new neighbor. We conquered outer space but not inner space. We've done larger things, but not better things.

We've cleaned up the air, but polluted the soul. We've conquered the atom, but not our prejudice. We write more, but learn less. We plan more, but accomplish less. We've learned to rush, but not to wait. We build more computers to hold more information, to produce more copies than ever, but we communicate less and less.

These are the times of fast foods and slow digestion, big men and small character, steep profits and shallow relationships. These are the days of two incomes but more divorce, fancier houses, but broken homes and inexistent 'family'. These are days of quick trips, throw-away morality, one night stands, overweight bodies, and pills that do everything from cheer, to quiet, to kill. It is a time when there is much in the showroom window and nothing in the stockroom. A time when technology can bring this letter to you, and a time when you can choose either to share this insight, or to just hit delete...

Remember; spend some time with your loved ones, because they are not going to be around forever.

Remember, say a kind word to someone who looks up to you in awe, because that little person soon will grow up and leave your side.

Remember, to give a warm hug to the one next to you, because that is the only treasure you can give with your heart and it doesn't cost a cent.

Remember, to say, 'I love you' to your partner and your loved ones, but most of all mean it. A kiss and an embrace will mend hurt when it comes from deep inside of you.

Remember to hold hands and cherish the moment for someday that person will not be there again.

Give time to love, give time to speak! And give time to share the precious thoughts in your mind.

AND ALWAYS REMEMBER:

Life is not measured by the number of breaths we take, but by the moments that take our breath away.

If you learnt something, don't keep this for yourself. Share with the ones you care about!!

George Carlin

Kalau isi surat ini udah bisa membuat gue merenung,, bagaimana dengan anda?! Tidak ada salahnya untuk mencoba mengingat-ngingat kembali apa yang sudah anda perbuat di tahun 2008 kan?? huhuhuhu..

Oh,, btw,, sekarang tanggal 22 Desember. Hari Ibu.. Sekali lagi para pembaca yang budiman,, saya ingin bertanya.. apakah kalian sudah mengucapkan 'Selamat Hari Ibu' kepada ibu anda?? kalau belum, ucapkanlah segera.. memberikan ucapan tulus itu tidak membuang uang sepeser pun kan? ahahaha,, hanya sebuah ucapan.. jangan kelewat pelit sama ibu anda sendiri..

Sampai jumpa di bulan Januari 2009.




Selamat Natal dan Tahun Baru!!

Antara Gue Dengan Tukang Sate...


Kamar Kost-an, Rabu 17 Desember 2008, 23.16 WIB

Ternyata, kebiasaan gue memelihara jenggot serta memiliki postur badan yang tinggi gede, dan.. ehm.. 'sedikit' overweight, memiliki keuntungan tersendiri. Gue bisa meyakinkan orang kalau gue itu udah berumur lebih dari 22 tahun. Gue bisa dengan seenaknya bilang kalo gue itu udah kerja, lagi ngambil S2, dan segala macemnya lagi, padahal, lulus jadi sarjana aja belon.

Nah, yang ini adalah salah satu pengalaman gue dengan 'keuntungan' itu. Ketika itu, gue lagi makan sate di sebuah warung sate yang terletak deket kos-kosan gue. FYI, menurut gue, satenya itu cukup enak, jadi cukup sering lah gue maen dan menghabiskan duit gue buat beli sate di sana.

3 hari yang lalu, di warung sate yang sedang sepi. Jam 09.30 malam.


Tkg sate: 'Asli mana mas??'

Gw: *kaget, lagi asik makan tiba2 ditanya* oh? saya? asli jakarta..

Tkg sate: tinggal disini?? ngekos??

Gw: ngekos..

Tkg sate: kuliah apa kerja??

Gw: kuliah, di Unpad.. *lama-lama kesel juga, lagi makan di gangguin*

Tkg sate: hoo kuliah ya? jurusan apa?

Gw: Sastra,, belajar bahasa bule... *gue jawab seenak jidat,, mulut penuh dengan sate*

Tkg sate: hoo,, bahasa bule ya.. *mata berbinar, seakan dia ngeliat gue itu jelmaan bule* ngekosnya dimana?

Gw: tuh,, di situ, deket, tinggal jalan kaki *sambil tangan kiri nunjukkin arah gue ngekos, tangan kanan repot pegang sate*


Tunggu dulu,, peduli apa dia dengan jurusan yang gue ambil? peduli apa dengan tempat kos gue?? peduli apa?? hooaa.. ah, tapi positif thinking aja deh.. mungkin pengen mengenal lebih jauh lagi kali dengan jelmaan bule asal Jakarta ini.. x)

Lanjut lagi, waktu forward sampe dimana sate gue tinggal 2 tusuk.

Gw: eh,, ada telpn,, *bicara dalam hati, sambil ngambil henpun yang bergetar di kantong celana*

Gw: *angkat telpon, terus bicara sama temen gue, gak lama kemudian, gue tutup telponnya. Tanda pembicaraan telah usai*

Tkg sate: dari cewenya ya mas?!

Gw: bukan, dari temen..


Sekali lagi, peduli apa dia dengan siapa gue bicara barusan?!! mau dari kelinci gue kek?! mau dari sendal gue kek?! mau dari pantat gue kek?! apa urusannya sama lu?? *gak abis pikir*


Tkg sate: henponnya Eno-kia ya mas??

Gw: hah?! Eno-kia?! nokia kali ah..

Tkg sate: Iya, itu. Saya juga henponnya Eno-kia mas.. *ngerogoh kantong, ngeluarin hape. ngasih unjuk ke gue*



PAUSE! Nah, sodara-sodara? kira-kira apakah henpon dari tukang sate itu? nokia pisang? nokia bata? henpun jebot?? atau yang sejenisnya?? atau pager sekalian,, sapa tau itu tukang sate matanya siwer gak bisa bedain pager sama hape?!

Tapi, kalau anda sekalian menjawab salah satu di antara pilihan di atas, jawaban anda salah!! Hapenya adalah: Nokia N70 Black Edition!!!!!!

Yep.. nokia yang INI. Klik aja, sama persis apa yang ada di gambar itu sama yang di lihat sama mata kepala gue sendiri malem itu.

Anjrid. Henpun gue kalah sama hape tukang sate!!!! *nangis meraung-raung* Masa tukang sate aja hapenya n70, nah gue, masih Nokia 6600 yang jebot punya??!! ampun dah,, beneran ya? yang namanya teknologi sekarang bisa di nikmati sama siapa aja, bahkan seorang tukang sate pun punya hape 3G sekelas Nokia n70? sementara gue?!

Belon kelar keki gue, dia udah nanya lagi,,


Tkg sate: ntar pulang mas? gak maen dulu?

Gw: mau ngerjain tugas,, depan komputer,, tugas masih numpuk..

Tkg sate: hoo kerja komputer juga toh?!

Gw: *terpana, ternyata tukang sate nya conge'an* Eh,, iya,, sambil kerja juga.. lumayan nyari duit..

Tkg sate: kuliah sambil kerja? bagus.. kuliahnya tadi ambil apa mas? S1-S2?

Gw: ambil bahasa bule,, S2, bentar lagi lulus.. *padahal semester 5 S1 aja belon kelar?! ahaha, gue kerjain balik nih tukang sate*


Dan akhirnya, gue beranjak pergi dari warung sate, puas udah bisa ngerjain balik tukang sate yang udah bikin gue keki gara-gara nunjukkin henpon Eno-kia nya.. Gila 3G bok!! kalah gue sama tukang sate!


 

Copyright (c) 2013 Cerita Semprul All rights reserved | Dimodif sedikit oleh Bli Dharma | Sponsor: Free CSS Templates dan Free Blogger Template